Postingan

Menampilkan postingan dengan label Dasa-Dasar Ilmu Budaya

Beberapa Konsep Kebudayaa

Gambar
Di bawah ini saya merangkum beberapa konsep mengenai kebudaya. 1.         Dalam antropol o gi ada yang menekankan pada berbagai cara hidup makhluk manusia yang tercermin dalam pola-pola tindakan (action) & kelakuannya (behavior), merupakan aspek penting sebagai objek penelitian & analisisnya. 2.         Bahasa Inggris culture berasal dari kata kerja berbahasa latin Colere yg berarti bercocok tanam (cultivation); dalam kalangan pemeluk agama Kristen istilah cultura dapat diartikan sebgai ibadah / sembayang (worship). Dalam bahasa indonesia berasal dari sansekerta buddhayah bentk jamak dri buddhi (budi / akal). 3.         1871, E.B. Tylor "kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, hukum, moral, adat dan berbagai kemampuan serta kebiasaan yang diperoleh manusia sebgai anggota masyarakat." 4.    ...

Kebudayaan

Gambar
Oleh   : Immas Putri A Kebudayaan menurut saya   Kebudayaan adalah hasil dari pemikiran manusia baik yang terjadi secara sengaja atau pun tidak, diwujudkan dalam suatu tindakan atau benda serta diakui oleh masyarakat dan telah terjadi dalam waktu yang cukup lama. Contoh Motif kain batik atau kain jarik merupakan salah satu dari hasil pemikiran manusia. Motif-motif tersebut terkadang juga mengandung arti tersendiri, tapi ada juga yang hanya sekedar motif. Batik telah diakui oleh masyarakat luas seperti yang kita tahu. Batik juga telah digunakan sejak zaman dahulu terutama pada kain jarik yang digunakan oleh masyarakat. Sekarang batik telah mengalami perkembangan tidak hanya pada kain jarik tetapi juga pada baju, tas, jaket, dan lain-lain. Dulu batik identik dengan orang tua, tapi kini batik juga telah banyak digunakan oleh anak muda dengan kreasi mereka yang sedemikian rupa.

Resume Beberpa Pokok Antropologi Sosial Bab Tiga dan Empat

Oleh : Immas Putri A   BAB III 1.   PEMIKIRAN-PEMIKIRAN TENTANG ASAL MULA DAN PERKEMBANGAN KELUARGA MANUSIA Menurut ahli antropologi tua dari pertengahan abad 19, seperti J.Lubbock, J.J.Bachofen, J.F.McLennan, G.A.Wilken, dll. Maka manusia itu pada mulanya hidup sekawan berkelompok, dan laki-laki perempuan bersetubuh tanpa ikatan kemudian melahirkan keturunan. Keluarga ini pada saa itu belum ada. Semakin lama manusia menyadari akan keluarga dan ibu sebagai ketua keluarga pada saat itu. Oleh Wilken ini disebut matriarchaat. Kemudian lelaki tidak puas dan mengambil perempuan dari kelompok lain untuk dijadikan istri. Anak yang lahir tinggal di dalam kelompok pria. Lambat laut hal inilahv yang melahirkan patriarchaat. Yang terakhir adalah exogami berubah menjadi endogami dan membuat anak-anak berhubungan dengan anggota keluarga ayah atau ibu. Semakin lama patriarchaat hilang dan berubah menjadi sistem kekerabatan yang dinamai parentaal oleh Wilken. Pada awal abad ...