Postingan

Menampilkan postingan dengan label KKN

Sepenggal kisah dari buku Sai Rai

Gambar
Tulisan ini lebih dulu diposting pada aku instagram saya ”Sudah kubilang di sini benda-benda seperti itu sama sekali tak bermakna. Ini adalah area hutan adat, sangat dikeramatkan. Karena kau belum mminta izin sewaktu ke sini jadi kau belum diterima secara adat. Semua yang kelihatan maupun tidak kelihatan, menganggap kau orang asing. Dan segala yang asing di tempat ini adalah nihil.” . Kau menekan-nekan lagi kamera itu seperti tak percaya dan ketidakpercayaan itu berakhir pada titik yang sama sekali kosong. Kau membayangkan rupa para bidadari yang kau temui kemarin dan benar saja semuanya nihil dalam benda modernmu itu. Kau menggigit bibir, jadi murung yang bergantung-gantung di kantong matamu. . “Tapi, aku bertemu empat orang kampung sebelum tiba di danau kemarin sore. Aku sudah beri tahu mereka.” . “Kau harus paham. Kemarin adalah hari pantang bagi kami untuk beraktivitas di kebun. Ada saatnya roh alam berkeliling hutan dan kebun untuk memberi kesuburan dan kelimpah...

[Sebelum 2017 Berakhir] Sub Unit Ajaobaki

Gambar
Tulisan ini lebih dulu diposting pada aku instagram saya   Sebelum 2017 berakhir, aku ingin sedikit bercerita tentang pengalaman yang istimewa. Yups, tidak lain dan tidak bukan tentang KKN (telat banget ya (?), bodo amat haha). Ini bukan tentang tim secara keseluruhan (gimana mau ngomongin keseluruhan, kalau buat full tim aja susahnya minta ampun), tapi tentang orang-orang yang hidup bersamaku selama dua bulan. Mereka bukanlah orang-orang yang berasal dari formasi awal, tapi mereka berada di situ karena harus bertahan (menyelesaikan masalah wkwk). Foto-foto ini diupload berdasarkan waktu pengambilan, jadi kalau digeser ke kanan dan kulitnya semakin coklat maka jangan kaget. Full tim sub-unit Ajaobaki Pertama, bapak ketua subunit Denny. Orang yang udah mengajari buat bertahan dengan segala strategi ‘perkecuan’ dan strategi bunglonnya. Orang yang setiap malem punya jadwal telfonan (kayak e Cuma aku aja deh yang gak punya jadwal telfonan L ). Orang yang bisa diandalin ...

Hujan Sekian Belas Jam (3)

Gambar
Hujan yang turun dari pagi hingga malam mungkin sudah tidak mengejukkanku. Hujan banyak diartikan sebagai rejeki atau berkah bagi sebagian orang. Lalu bagaimana jika hujan turun selama satu hari? Bukan dari pagi hingga sore atau malam tapi dari pagi sampai pagi lalu bertemu pagi lagi. Mungkin bakal banyak orang yang jengkel karena aktivitas mereka terganggu. Begitupun denganku saat hujan turun dari pagi hingga pagi selama beberapa hari. Semua aktivitas terasa lumpuh dan tidak ada satu halpun yang dapat dilakukan selain berkutat di dalam rumah. Seperti itulah awal kedatanganku di lokasi KKN, sore itu hujan turun rintik-rintik, tidak begitu deras tapi cukup untuk sekedar membuat bajumu basah saat berjalan. Berharap esok akan bertemu matahari addalah doa yang selalu diucap setiap dari kami selama hampir satu pekan. Memang hujan tidak turun sederas hari ini, tapi efek yang ditimbulkan bisa berkali-kali lebih malas dari hari ini. Setelah dua hari berdiam diri di rumah, akhirnya kami...